Program Unggulan
Kumpulan inisiasi strategis dan program kerja akselerasi Kabinet Laskar Purnama Antasari 2026/2027 untuk melayani mahasiswa dan masyarakat.
Antasari Leadership and Movement
“Program ini lahir dari kegelisahan atas fragmentasi gerakan mahasiswa dan lemahnya koordinasi antar lembaga kemahasiswaan. Ketua HMJ dan DEMA Fakultas sering berjalan sendiri-sendiri, tanpa peta gerakan bersama yang berjangka dan terstruktur. Akibatnya, isu-isu strategis mahasiswa tidak tereskalasi secara maksimal dan mudah terhenti di level fakultas.”
Antasari Leadership and Movement dirancang sebagai bootcamp kepemimpinan sekaligus ruang konsolidasi strategis bagi ketua HMJ dan DEMA Fakultas. Program ini bertujuan mengakselerasikan eskalasi gerakan mahasiswa melalui penyatuan visi, pemetaan isu, dan penguatan jejaring antar stakeholder mahasiswa. Dikemas sekaligus sebagai malam keakraban, program ini menumbuhkan silaturahmi yang harmonis agar koordinasi antarlembaga terbangun secara solid, cair, dan berkelanjutan.
SIMARSI (Situs Maslahat Mahasiswa UIN Antasari)
“Keresahan utama yang melatarbelakangi SIMARSI adalah birokrasi komunikasi yang berbelit dan tidak terpusat. Aspirasi mahasiswa kerap terhambat karena jalur koordinasi yang tidak jelas, informasi yang terputus, serta ketergantungan pada komunikasi informal yang tidak terdokumentasi dengan baik.”
SIMARSI hadir sebagai platform digital terpadu untuk memudahkan koordinasi mahasiswa dan lembaga kemahasiswaan dengan DEMA UIN Antasari. Website ini menjadi pusat informasi, pengajuan aspirasi, pengarsipan agenda, serta distribusi kebijakan kemahasiswaan secara transparan dan akuntabel. Dengan SIMARSI, DEMA berkomitmen membangun sistem organisasi yang modern, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.
Antasari Care and Advocacy
“Program ini berangkat dari realitas bahwa masih banyak mahasiswa-khususnya perempuan-yang belum merasakan kampus sebagai ruang aman dan nyaman. Minimnya saluran aspirasi yang aman dan berpihak pada korban membuat persoalan keamanan, kekerasan, dan ketidakadilan kerap disikapi dengan senyap dan ketakutan.”
Antasari Care and Advocacy hadir sebagai layanan aspirasi dan advokasi mahasiswa yang menempatkan kesejahteraan sebagai prioritas utama. Program ini menjadi ruang pengaduan, pendampingan, serta pengawalan isu-isu mahasiswa secara beretika dan berperspektif korban. Melalui program ini, organisasi tidak hanya mendengar, tetapi hadir dan bergerak bersama mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, manusiawi, dan berkeadilan.
Kelas Eksekutif Antasari
“Degradasi kepemimpinan mahasiswa menjadi keresahan serius ketika organisasi hanya melahirkan pemimpin administratif tanpa keberanian bersikap dan kepekaan sosial. Banyak kader potensial yang belum mendapatkan ruang pembinaan kepemimpinan yang substansial dan kontekstual dengan tantangan zaman.”
Kelas Eksekutif Antasari dirancang sebagai ruang penguatan kapasitas kepemimpinan yang kritis, etis, dan visioner. Kelas ini menghadirkan pembelajaran berbasis diskusi, studi kasus, dan refleksi praksis untuk menumbuhkan pemimpin mahasiswa yang tidak hanya mampu mengelola organisasi, tetapi juga memimpin gerakan. Program ini menjadi investasi jangka panjang dalam membangun regenerasi kepemimpinan UIN Antasari.
Festival Antasari
“Festival Antasari lahir dari keresahan atas terpinggirkannya minat dan bakat mahasiswa akibat minimnya ruang ekspresi yang berkelanjutan. Potensi seni, olahraga, dan kreativitas mahasiswa sering kali terhenti karena tidak adanya agenda besar yang mampu menghimpun dan merayakan keberagaman potensi tersebut.”
Program ini dirancang sebagai ajang pekan olahraga dan seni (PORSENI) yang ditutup dengan AntasariFest dengan menghadirkan guest star yang mumpuni di bidangnya. Festival Antasari bukan sekadar hiburan, tetapi ruang ekspresi, perayaan, dan kebersamaan. Melalui festival ini, kampus dihidupkan kembali sebagai ruang ekspresi, perayaan, dan kebersamaan.

